Internasional

Hachalu Hundessa Ditembak, Picu Kerusuhan Etnis di Ethiopia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 6 Juli 2020 14:10 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Hachalu Hundessa Ditembak, Picu Kerusuhan Etnis di Ethiopia
Hachalu Hundessa semasa hidup. Penyanyi terkenal Ethiopia itu tewas ditembak pada 27 Juli. Kematiannya memicu kerusuhan etnis dan masih berlangsung hingga kini (DAGI PICTURES.BBC)

PUBLIKSATU – 166 orang tewas dalam sebuah kerusuhan di Ethiopia. Kerusuhan etnis ini dipicu oleh meninggalnya seorang penyanyi Hachalu Hundessa.

Seorang kepala polisi mengatakan bahwa 145 warga sipil dan 11 personel keamanan tewas di wilayah Oromia. Dan ada 10 orang tewas di Addis Ababa.

Hachalu, 34, terbunuh pada Senin (26/7) lalu dengan luka tembak. Insiden itu memicu kerusuhan yang menyebar di Oromia. Sosok Hachalu selama ini dikagumi dan dianggap sebagai pahlawan. Motif pembuhuhan terhadapnya belum jelas. Sebelum tewas, Hachalu sempat menerima ancaman pembunuhan. Hal ini seperti dilansir dari BBC, Minggu (5/7).

Lagu-lagu Hachalu selama ini berfokus pada hak-hak orang-orang Oromo yang merupakan kelompok etnis terbesar Ethiopia. Dan menjadi lagu kebangsaan dalam gelombang protes yang menyebabkan jatuhnya perdana menteri sebelumnya pada 2018.

Wartawan BBC Ethiopia, Kalkidan Yibeltal mengatakan ketegangan etnis dan agama meningkat setelah pembunuhan Hachalu. Wakil Komisaris Polisi Oromia Girma Gelam mengatakan 167 orang lainnya mmengalami cedera serius selama kerusuhan.

Gelam mengatakan bahwa 1.084 orang telah ditangkap dalam kerusuhan itu. Dia mengklaim bahwa petugas berhasil mengamankan situasi dan kini terkendali.

Sementara itu, Perdana Menteri Abiy Ahmed yang juga dari etnis Oromo, yang berkuasa pada April 2018, telah memperingatkan bahwa mereka yang berada di balik kematian Hachalu ingin menggagalkan program reformasinya. Dia menggerakkan kampanye perubahan di negara itu.

Bagikan