Internasional

Dua Remaja di Tiongkok Jatuh Sakit Usai Makan Marmot

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 7 Juli 2020 15:06 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dua Remaja di Tiongkok Jatuh Sakit Usai Makan Marmot

PUBLIKSATU – Tiongkok menghadapi kasus penyakit lainnya. Jika Covid-19 ditularkan dari kelelawar, kali ini ada 2 kasus ditemukan setelah remaja jatuh sakit usai mengonsumsi seekor marmut mentah.

Dilansir dari Mirror, Senin (6/5), penyakit itu disebut dengan penyakit pes yang umumnya disebabkan oleh tikus. Wabah pes dikaitkan karena seorang remaja makan daging marmot mentah. Remaja laki-laki berusia 15 tahun itu pun dirawat di rumah sakit.

Pada Sabtu (4/7), Tiongkok membunyikan tanda siaga yang terjadi di wilayah otonomi Mongolia, tepatnya di Kota Bayannur. Wilayah itu diberi label peringatan tingkat ketiga.

Larangan perburuan dan makan hewan mentah yang bisa membawa wabah sudah diatur. Setiap orang diwajibkan melaporkan dugaan kasus wabah atau demam tanpa sebab yang jelas dan melaporkan setiap marmot yang sakit atau mati.

Dua orang meninggal akibat wabah di wilayah itu pada tahun lalu setelah tertular penyakit akibat memakan daging mentah marmot atau sejenis tikus.

Kasus saat ini, Pansoch Buyainbat, seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun dari Ulaankhus soum di Mongolia dibawa ke rumah sakit setempat setelah makan daging marmot yang diburu oleh seekor anjing. Dia dilaporkan menderita demam tinggi.

Tak hanya remaja itu, tetapi ada juga 2 orang pria lainnya yang berusia 27 tahun dan saudara lelakinya, 17. Mereka berada di rumah sakit dan dalam kondisi stabil. Pansoch Buyainbat dan saudaranya dirawat di rumah sakit terpisah di Provinsi Khovd. Komisi kesehatan Kota Bayannur mengatakan pasien dalam kondisi stabil.

Bagikan