Berita Terkini
Baubau

Polres Baubau Sabet Penghargaan Pengelola Keuangan Terbaik se-Sultra

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 8 Juli 2020 03:41 WIB · 2 menit baca
Polres Baubau Sabet Penghargaan Pengelola Keuangan Terbaik se-Sultra

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kepolisian Resor (Polres) Baubau menerima penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) terbaik di Sulawesi Tenggara dalam hal pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) semester II 2019. Penilaian tersebut dilakukan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Baubau, A.S. Tamrin kepada Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari yang bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau, Selasa (07/07/2020).

Walikota Baubau dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Polres Baubau atas capaian prestasinya, seraya berharap agar bisa dipertahankan dan menjadi inspirasi serta memberikan motivasi bagi satuan kerja lainnya khususnya di wilayah Kepulauan Buton.

"Kami berharap Polres Baubau dapat menjaga prestasi ini khususnya dalam hal percepatan penyerapan anggaran. Semoga kontribusi yang diberikan Polres Baubau dapat menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KPPN Baubau, Nazuar menyampaikan bahwa Polres Baubau sebagai salah satu satuan kerja di wilayah bayarnya telah menunjukkan prestasi yang luar biasa karena memperoleh penghargaan pada kategori pagu besar. Tidak mudah mengelola anggaran yang nilainya cukup besar karena harus mempunyai perencanaan yang matang, kesesuaian pelaksanaan anggaran dengan perencanaan dan kualitas SDM yang mumpuni.

"Hasil penilaian ini berdasarkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang menjadi ukuran evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran yang memuat 13 indikator dan mencerminkan aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pada regulasi, serta efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan," ungkap Nazuar.

Nauzar mengungkapkan prestasi yg di raih oleh Polres Baubu tersebut merupakan diluar ekspetasi, dikarenakan banyaknya saingan yang mencapai 500 Satker se Sultra.