Pasrah VAR, Barcelona Gandeng Robot Fotografer

PUBLIKSATU, BOLA – Perdebatan tentang VAR (video assistant referee) antara Barca dan Real Madrid memuncak sejak akhir pekan lalu. Barca berang karena Real dianggap mendapat keuntungan atas hasil laga mereka di La Liga belakangan ini.
Misalnya, saat kemenangan 1-0 Los Merengues –sebutan Real Madrid– atas Athletic Bilbao atau ATH (5/7) lantaran ada hadiah penalti yang dieksekusi sempurna oleh kapten tim Sergio Ramos. Sebaliknya, pelanggaran Ramos kepada gelandang ATH Raul Garcia tidak berbuah serupa.
Namun, jelang laga melawan Espanyol, Barca memilih bersikap pasrah atas apa pun keputusan-keputusan VAR di sisa musim ini. Presiden Barca Josep Maria Bartomeu kepada Marca menyatakan bahwa klubnya tetap mendukung VAR sebagai teknologi yang membantu kinerja wasit di lapangan.
”Luis Rubiales (presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Red) belum menghubungi saya dan dia tidak harus melakukannya karena kami satu suara untuk itu (VAR),” ujar Bartomeu.
Padahal, Jose Vives, juru bicara Barca, beberapa jam sebelum pernyataan Bartomeu menyebut VAR di La Liga musim ini berpihak kepada Los Merengues. Hal itu disebutnya bertujuan supaya Real mendapatkan gelar La Liga pertama mereka sejak musim 2016—2017 atau menghentikan ambisi hat-trick juara Barca.
Meski kecewa dengan kinerja VAR, Barca bukan klub yang antiteknologi. Justru Barca merupakan klub yang sudah tiga tahun terakhir menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi kecerdasan buatan asal Israel, Pixellot. Perusahaan tersebut membuat teknologi yang disebut sebagai robot fotografer.
Untuk musim depan, robot fotografer bakal dipasang di dua lokasi latihan. Masing-masing di Ciutat Esportiva Joan Gamper serta Estadi Johan Cruijff.