Menlu AS Diminta Berhenti Sebarkan Virus Politik
Bagikan

PUBLIKSATU – Tiongkok meradang. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, menuduh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo telah mengarang berita palsu soal respons Tiongkok terhadap pandemi Covid-19.
Hoax atau fitnah itu dianggap Tiongkok sebagai tudingan yang menyesatkan. Dan hal itu mencoreng Tiongkok serta merusak hubungan internasional dengan banyak negara.
Komentar Zhao muncul setelah Pompeo mengatakan pada Rabu (8/7) bahwa Tiongkok mengklaim selama berbulan-bulan bahwa sudah melaporkan wabah virus ke WHO. Tapi menurut Pompeo hal itu tak benar. Pompeo juga mengatakan Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa memiliki masalah kredibilitas yang sangat besar. Pompeo menyebut Tiongkok gagal memberi tahu dunia soal kebenaran virus Korona.
“Dan sekarang ratusan ribu orang di seluruh dunia sudah mati,” tukas Pompeo seperti dilansir dari CNN, Kamis (9/7).
Zhao mengatakan bahwa Tiongkok memberi tahu WHO tentang informasi terbaru tentang penyebaran virus. Dia juga mendesak Pompeo untuk memperbaiki kesalahannya. Pompeo didesak menarik kembali kata-katanya.
“Berhenti menyebarkan virus politik sebelum dia menjadi bahan tertawaan komunitas internasional,” pinta Zhao. (*)