Olahraga

Gresik United Tak Punya Markas Gegara Gelora Joko Samudro Jadi RS Sementara

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 11 Juli 2020 14:12 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Gresik United Tak Punya Markas Gegara Gelora Joko Samudro Jadi RS Sementara
Stadion gelora Joko Samudro

PUBLIKSATU, BOLA – Belum ada keputusan apakah Liga 3 zona Jatim bergulir atau tidak. Nah, jika tidak bergulir, Gresik United merasa dirugikan. Sebab, mereka telanjur mengontrak Subangkit untuk menangani tim berjuluk Kebo Giras itu. Bahkan, targetnya tak main-main, yakni lolos ke Liga 2.

Manajer Gresik United H Ricky menuturkan, pihaknya sempat kaget atas kemungkinan tidak bergulirnya Liga 3 musim ini. Padahal, Gresik United berharap kompetisi diputar musim ini. ’’Kami tahu situasinya memang sulit. Tapi, kami tetap berharap kompetisi dilanjutkan, tentu dengan banyak pertimbangan ya,’’ terangnya.

Meski ingin lanjut, Ricky menuturkan bahwa Gresik United sebenarnya berada di persimpangan jalan. Sebab, jika kompetisi dilanjutkan, tim kebanggaan Kota Pudak itu tidak punya markas untuk bertanding. Gelora Joko Samudro yang menjadi home base tidak bisa dipakai bertanding karena dijadikan rumah sakit sementara untuk Covid-19.

Sementara itu, Stadion Tri Dharma Gresik sangat mustahil dipakai. Kerusakan cukup parah di stadion yang menjadi home base terakhir Gresik United di Liga 1 pada 2017 itu membuat timnya sulit bermarkas di sana. ’’Yang representatif memang Gelora Joko Samudro, tapi mau bagaimana lagi,’’ katanya.

Nah, pihaknya saat ini masih menunggu manager meeting Liga 3. Ricky menuturkan, Gresik United menginginkan keputusan resmi jika memang kompetisi Liga 3 tidak dilanjutkan. ’’Nanti ketua umum kami yang ikut manager meeting. Ya, kami tetap berharap yang terbaik. Tidak mengesampingkan aspek kesehatan pastinya,’’ bebernya.

Ricky menambahkan, Gresik United sebenarnya punya agenda dalam waktu dekat. Yakni, bertemu dan berdiskusi dengan suporternya, Ultras Gresik. ’’Di Gresik ini juga ada dua kubu. Yang satu ingin lanjut, lainnya tidak karena adanya korona,’’ ujarnya. ’’Jadi, kami berencana diskusi memutuskan yang terbaik untuk Gresik United. Tapi, tiba-tiba ada wacana begini. Kami rencanakan lagi seperti apa. Yang jelas, kami menunggu ajakan manager meeting dulu,’’ tuturnya. (*)

Bagikan