Berita Terkini
Buton

Program Perkebunan di Buton Terkendala Kurangnya Penyuluh Pertanian

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 13 Juli 2020 14:15 WIB · 1 menit baca
Program Perkebunan di Buton Terkendala Kurangnya Penyuluh Pertanian
ILUSTRASI Petani pala

Bupati La Bakry: Rekrutmen Penyuluh Kewenangan Pusat

PUBLIKSATU - Bupati Buton La Bakry telah menetapkan target untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pertanian. Bupati mendorong ekspansi perkebunan pala dan kelapa yang harus dicapai di masa kepemimpinannya.

Sayangnya program brilian tersebut nampak tidak didukung dengan ketersediaanya penyuluhan pertanian. Padahal, kegiatan penyuluhan pertanian merupakan salah satu upaya untuk mencapai target itu.

Jumlah tenaga penyuluh pertanian yang masih sangat kurang, sekiranya dapat dipikirkan. Solusinya pemerintah setempat bisa merekrut penyuluh Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan, memberikan wawasan dan bimbingan kepada petani agar mampu menggarap lahan dan menghasilkan hasil pertanian yang memuaskan sehingga petani dapat menyukseskan program Bupati La Bakry.

Hal itu, mengingat peran penyuluh sangat menentukan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani, serta mentransformasi ilmu pengetahuan untuk pembangunan pertanian.

Bupati Buton, La Bakry mengakui akan kurangnya penyuluh pertanian ini. Menurutnya kurangnya penyuluh saat ini merupakan kendala struktural.

La Bakry ingin sekali punya banyak penyuluh. Namun terkendala soal rekrutmen penyuluh yang merupakan kewenangan pusat.