Venue Piala Dunia U-20, Indonesia Punya Waktu Dua Bulan Sebelum FIFA Lakukan Inpeksi

PUBLIKSATU, BOLA – FIFA direncanakan hadir di Indonesia September mendatang. Mereka akan melakukan evaluasi mengenai venue-venue yang siap ditunjuk jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
FIFA bisa jadi bakal melihat 10 calon venue Piala Dunia U-20 yang sebelumnya diikutkan bidding. Termasuk Stadion Pakansari dan Stadion Mandala Krida.
Wakil Ketua Umum Iwan Budianto menyatakan, Indonesia masih punya waktu mempersiapkannya. Setidaknya, masih ada dua bulan untuk mempersiapkan enam stadion yang diusulkan sebagai venue Piala Dunia U-20.
’’Kami punya waktu,’’ tegasnya.
Sejatinya, PSSI bisa dikatakan sedang berjudi ketika menetapkan Stadion Jakabaring (Palembang) dan Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung) masuk sebagai calon venue Piala Dunia U-20. Dua stadion itu menggantikan stadion yang disiapkan sebelumnya. Yakni, Stadion Mandala Krida (Jogjakarta) dan Stadion Pakansari (Bogor). Pergantian yang diinisiatori PSSI sendiri.
Empat stadion lainnya yang disiapkan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali). Namun, belum ada jaminan FIFA menyetujui Jakabaring dan Jalak Harupat. Rekomendasi dari FIFA belum turun soal venue Piala Dunia U-20.
Namun, PSSI tetap percaya diri. PSSI yakin FIFA akan setuju dengan enam stadion yang sudah ditetapkan PSSI. Pria yang juga baru saja ditunjuk menjadi wakil ketua kepanitiaan Piala Dunia U-20 (INAFOC) itu mengungkapkan bahwa federasi intens berkomunikasi dengan FIFA mengenai hal tersebut.