Persebaya Belum Tentukan Home Base
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA – Dua stadion yang sering dipakai Persebaya Surabaya tengah direnovasi. Alhasil Persebaya Surabaya belum menentukan home base dalam lanjutan Liga 1 2020.
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, yang biasanya dijadikan kandang kini tengah direnovasi. Begitu juga Stadion Gelora 10 November masih direnovasi.
Karena itu, sampai saat ini, belum ada kepastian di mana kandang Green Force –julukan Persebaya– dalam mengarungi Liga 1 2020 Oktober nanti.
Sampai saat ini, manajemen Persebaya juga belum memberikan keputusan. Tapi, jika melihat kebutuhan tim, pelatih Persebaya Aji Santoso punya harapan tersendiri. Jika memang tidak bisa di Surabaya, dia berharap timnya bisa berkandang di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
’’Kalau memungkinkan, di Sidoarjo lebih bagus. Karena jaraknya tidak terlalu jauh,’’ kata Aji kepada Jawa Pos.
Jika bermarkas di Sidoarjo, tentu hal itu cukup menguntungkan. Apalagi, Sidoarjo masih merupakan basis Bonek, suporter Persebaya. Belum lagi beberapa pemain Green Force memang tinggal di Sidoarjo. Sebut saja Rendi Irwan, Rachmat Irianto, hingga Angga Saputro. Dua asisten pelatih juga tinggal di Kota Udang. Yakni, Uston Nawawi dan Bejo Sugiantoro.
Selain itu, Persebaya punya catatan apik di Stadion Gelora Delta. Green Force meraih juara Piala Gubernur Jatim 2020 di stadion tersebut. Di laga final, Persebaya mampu menang 4-1 atas Persija Jakarta. Apalagi, penggawa Green Force juga tidak asing dengan kondisi lapangan. Sebab, mereka memang sering menggelar latihan di Stadion Gelora Delta.
Masalahnya, apakah ada izin bagi Persebaya untuk memakai Stadion Gelora Delta? Jawa Pos kemudian menghubungi Kapolres Sidoarjo Kombespol Sumardji. ’’Ya sepanjang pemerintah daerah mengizinkan (Persebaya berkandang di Sidoarjo), ya kami akan pertimbangkan itu,’’ kata pria yang juga merupakan petinggi klub Bhayangkara FC tersebut.