Berita Terkini
Buton

Dipuji Mendagri, Pemkab Buton Tiru Inovasi Muna Ubah Arak jadi Hand Sanitizer

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 22 Juli 2020 20:20 WIB · 1 menit baca
Dipuji Mendagri, Pemkab Buton Tiru Inovasi Muna Ubah Arak jadi Hand Sanitizer

PUBLIKSATU - Pemerintah Kabupaten Buton mulai melakukan uji laboratorium hand sanitizer berbahan minuman keras (Miras) beralkohol jenis arak sebelum di produksi massal untuk dibagikan kepada masyarakat.

Hand Sanitaizer itu di uji di laboratorium yang ada di Kota Kandari. Rencananya, cairan cuci tangan berbahan arak itu diproduksi massal melalui industri kecil dan menengah di Kecamatan Wabula.

Sebelumnya, Bupati Buton, La Bakry mengaku proses megubah arak menjadi hand sanitaizer itu terinsipirasi dari gebrakan yang dilakukan Kabupaten Muna. Ditambah lagi inovasi gagasan LM Rusman Emba itu mendapat pujian dari Mentri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

"Kemarin pak mentri itu mengapresiasi Muna. Muna itu kan banyak juga kamekonya disana itu. Banyak juga arak. Itu langsung saya akhirnya teringat juga. Kita ini di Buton banyak juga. Mulai dari Kaonke-ongkea. Lapodi. Wakaokili. Kabungka," ujar dia belum lama ini.

La Bakry menjelaskan untuk memproduksi hand sanitaizer berbahan arak, Buton memiliki banyak stok bahan baku. Tolak ukurnya, Ia mengaku bersama Polres Buton pernah memusnahkan arak dengan jumlah besar.

"Karena saya dengan pak kapolres pernah menyelesaikan enam ton. Enam ton kita musnahkan. Empat ton. Lima ton," ujarnya.

Peliput: Agusrin