Internasional

Hadiri Pesta, Puluhan Orang Terjangkit Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 22 Juli 2020 15:27 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Hadiri Pesta, Puluhan Orang Terjangkit Covid-19
Ilustrasi bendera Spanyol

PUBLIKSATU – Puluhan orang di Spanyol terjangkit Covid-19 usai menghadiri pesta akhir tahun ajaran yang digelar di Kota Cordoba, Spanyol selatan. Demikian dikonfirmasi otoritas kesehatan setempat pada Senin (20/7), seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Pesta tersebut dihelat pada Jumat (10/7) malam waktu setempat, dan sepekan kemudian tamu pertama dinyatakan positif Covid-19. Hingga Senin, jumlah kasus infeksi yang berkaitan dengan pesta ini dan dipastikan melalui uji reaksi berantai polimerase (PCR) sudah menembus angka 80.

Otoritas kesehatan di Cordoba berhasil melacak 670 kontak langsung dari pasien yang terjangkit dan mengidentifikasi 1.000 orang lainnya yang sempat menghadiri pesta tersebut. Mereka semua sudah diberi tahu tentang perlunya “melakukan tindakan pencegahan dan karantina mandiri untuk waktu yang sesuai, terlepas dari hasil tes mereka,” menurut Maria Jesus Botella, Utusan Teritorial Bidang Kesehatan dan Keluarga di Cordoba.

Botella mengatakan kepada jaringan televisi Spanyol, RTVE, bahwa sejauh ini otoritas kesehatan masyarakat di Andalusia sudah melakukan 1.700 tes PCR dan sudah “mengarantina semua orang yang berada di kelab malam tersebut pada 10 Juli guna mengendalikan penyebaran virus.”

Kelab malam dan bar dianggap sebagai pemicu tingginya jumlah kasus baru Covid-19 dan wabah lokal yang terdeteksi di Spanyol dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Kementerian Kesehatan Spanyol, saat ini terdapat 158 wabah aktif di Spanyol dan 5.595 kasus baru Covid-19 dilaporkan dalam sepekan antara 10 hingga 17 Juli.

Menanggapi lonjakan tajam dalam jumlah kasus baru, sejumlah wilayah tertentu yang terdampak parah, seperti resor wisata Gandia di Spanyol timur, memutuskan untuk menutup bar dan diskotek yang biasanya dibuka hingga larut malam. Pemerintah regional di Wilayah Otonom Murcia pada Senin mengonfirmasi bahwa pihaknya juga akan menutup bar serupa sebagai upaya untuk mencegah merebaknya wabah baru. (*)

Bagikan