Berita Terkini
Olahraga

Jadwal Kompetisi Padat, Aji Santoso Sebut Peluang Bursa Transfer Tipis

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 25 Juli 2020 14:12 WIB · 2 menit baca
Jadwal Kompetisi Padat, Aji Santoso Sebut Peluang Bursa Transfer Tipis
Aji Santoso

PUBLIKSATU, BOLA – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso melihat kans adanya bursa transfer sangat tipis. Hal ini disebabkan jadwal kompetisi yang padat.

’’Jadwal pertandingan saja terlalu mepet. Saya rasa tidak memungkinkan ada bursa transfer,’’ kata pelatih 50 tahun itu kepada Jawa Pos.

Kalaupun ada bursa transfer, Aji menyebut aktivitasnya tidak akan berjalan maksimal. Proses pembelian pemain tidak bisa seperti bursa transfer pada umumnya. Terutama untuk pemain lokal. ’’Karena hampir semua pemain lokal pasti sudah melakukan renegosiasi kontrak dengan klub sampai akhir musim. Jadi, semua pemain dalam posisi sudah terikat kontrak,’’ jelas bapak lima anak tersebut.

Hal itulah yang membuat bursa transfer tidak maksimal. Sebab, klub tidak bisa leluasa memilih pemain sesuai kebutuhan tim. Belum lagi, setiap pelatih akan lebih disibukkan dengan pertandingan yang mepet. Termasuk Aji. Sebab, dalam 20 pekan, Green Force –julukan Persebaya– harus melakoni 32 laga. Artinya, mereka akan bertanding tiga kali dalam sepekan.

Karena itu, Aji tidak akan kaget jika nantinya Liga 1 2020 tanpa bursa transfer. ’’Saya kira cukup wajar,’’ katanya. Kalaupun ada bursa transfer, setiap tim mungkin hanya bisa mendatangkan pemain yang tengah berstatus tanpa klub.

’’Ataupun pemain yang tidak bermain di Liga 1. Itu masih bisa didatangkan. Kalau pemain asing saya tidak tahu bagaimana nantinya,’’ tambah pelatih asal Kabupaten Malang tersebut.

Nah, dengan kondisi seperti itu, Aji ogah mengeluh. Dia mengaku siap saja kalau memang tidak ada bursa transfer yang dilakukan musim ini. ’’Kami akan maksimalkan pemain yang ada. Nggak masalah,’’ tegas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Saat ini, skuad Persebaya untuk Liga 1 2020 dihuni 28 pemain. Jumlah yang cukup ideal untuk mengarungi kompetisi.