Berita Terkini
Baubau

Jelang Idul Adha, Pemkot Baubau Pantau Ketersediaan Sembako di Pasaran

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 29 Juli 2020 01:03 WIB · 2 menit baca
Jelang Idul Adha, Pemkot Baubau Pantau Ketersediaan Sembako di Pasaran

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemkot Baubau melakukan pemantauan terhadap ketersediaan, kelayakan, keterjangkauan harga pangan di sejumlah pasar dan supermarket dalam wilayah Kota Baubau menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H. Pemantauan ini dilakukan pada sejumlah pasar diantaranya pasar depan umna wolio plaza, pasar wameo, Gudang Bulog dan Lippo Plaza Buton, Selasa (28/07/2020).

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse bersama Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari, yang mewakili Dandim 1413 Buton, Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Kepala Statistik Baubau, Kepala Loka Pom Baubau, Kadis Perindag, Kadis Ketahanan Pangan, Kasatpol PP dan Kabag Ekonomi Setda Kota Baubau.

La Ode Ahmad Monianse kepada sejumlah media mengatakan, pemantauan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi ketersediaan pangan menjelang lebaran Idul Adha 1441 H. Namun dari hasil pantauan secara langsung terlihat ketersediaan stok terutama beras dilihat cukup aman demikian pula dengan komoditas lainnya.

“Keterjangkauan masalah harga juga cukup stabil bahkan bila dibandingkan dengan lebaran idul fitri. kemarin harga relatif lebih turun. Meski ada kenaikan harga, masih dalam batas kewajaran belum terlalu menghawatirkan,” ujarnya.

Ditambahkan, pemantauan terhadap sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat, tidak hanya dilakukan menjelang lebaran Idul Adha tapi akan terus dilakukan Pemkot Baubau melalui dinas Perindag dan Ketahanan Pangan dengan melakukan pengontrolan secara rutin sehingga kekhawatiran masyarakat soal adanya penumpukan barang tidak akan terjadi di Baubau.

Sementara itu, Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari mengatakan, meninjau langsung ke lapangan selain terkait melihat kestabilan hargadan ketersediaan barang juga melihat kepatuhan masyarakat terutama penjual terkait dengan protokol kesehatan terutama bagaimana penerapan protokol kesehatan di sentra-sentra ekonomi apakah di pasar maupun di swalayan-swalayan, supermarket . Dan sejauh ini masih cukup normal, baik tingkat ketersediaan, harga maupun tingkat kepatuhan masyarakat.

“Kita juga mengimbau kepada semua pihak agar berempati dalam menghadapi pandemi covid-19 dan jangan ada satu pihak pun yang mengambil keuntungan diatas penderitaan orang lain sehingga bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan baik,”ungkap Rio Tangkari.