Pulihkan Dampak Covid-19, Pemkot Baubau Kebagian Rp 13 Miliar
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat sekitar Rp 13 miliar. Tambahan duit segar tersebut rencananya untuk memulihkan ekonomi akibat hantaman wabah Covid-19.
"Dari lima daerah di Sulawesi Tenggara yang dapat bantuan, Kota Baubau mendapat sekitar Rp 13 miliar. Peruntukannya untuk peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat utamanya yang terdampak Covid-19 seperti Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," ungkap Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar dikonfirmasi usai mengikuti rapat di DPRD Baubau, Selasa (28/7).
Dana itu, beber dia, sedikitnya akan dikelola lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan penanganan Covid-19 di Kota Baubau. "Salah satunya itu Dinas Koperasi dan UMKM," ujarnya.
Suntikan dana itu, menurut dia, merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat. Pemkot Baubau dianggap berhasil dalam melakukan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk penanganan pandemi Covid-19.
"Kita telah memberikan perhatian besar untuk indikator makro ekonomi pembangunan Kota Baubau. Dimana, semua item mulai dari angka pengangguran dan penghasilan masyarakat pada masa Covid-19 ini, kita terbilang masih positif," tukas Jenderal ASN Pemkot Baubau ini.
Menurut dia, Pemkot Baubau akan terus berupaya fokus dan peduli terhadap upaya kesejahteraan masyarakat tanpa terkecuali para pengusaha kecil dan koperasi. Bahkan, Dinas Koperasi dan UMKM rencananya akan dialokasikan anggaran besar-besaran pada 2021 mendatang.
"Jadi, kalau ada pelaku UMKM dan koperasi yang ingin berkeluh kesah bisa datang temui langsung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM agar diberi bantuan. Kita ingin menggerakkan UMKM dan koperasi dengan harapan bisa meminimalisasi jurang yang besar antara si kaya dengan yang kurang mampu," tambahnya.(publiksatu)