Usai Ditumpangi Pasien Covid-19, Lion Ogah Karantina Wings Air

PUBLIKSATU, BAUBAU - PT Lion Mentari Airlines enggan mengisolasi armada Wings Air rute Baubau-Makassar usai ketahuan dua kali memuat penumpang terkonfirmasi positif Covid-19. Perusahaan maskapai swasta ini lebih memilih tetap mengoperasikan pesawat ATR berkapasitas 72 kursi tersebut.
"Gak (dikarantina). SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya itu sterilisasi dan membersihkan kabin pesawat," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dikonfirmasi via telepon seluler, Selasa (4/8).
Sterilisasi dimaksud, jelas dia, seperti melakukan penyemprotan disinfektan di area luar dalam pesawat. Cara ini dilakukan secara berkala setiap kali pesawat mendarat di Badar Udara (Bandara).
"Penyemprotan disinfektan ini antara lain meliputi ruang kokpit, kursi penumpang, bagasi, karpet dan toilet. Perlu kami sampaikan juga bahwa di dalam pesawat ATR seri 72 itu ada sistem sirkulasi udara," tukasnya.
Menurut Danang, seluruh penumpang yang terbang bersama Wings Air dipastikan orang telah melengkapi diri dengan dokumen kesehatan. Dokumen itu telah melalui verifikasi pihak berwenang dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Kasus yang di Baubau itu penumpangnya sudah menunjukkan dokumen kesehatan dan sudah diverifikasi dari KKP. Sehingga penumpang dimaksud bisa melakukan penerbangan dengan menggunakan Wings Air," pungkasnya.
Sebelumnya, Koordinator Baubau KKP Kendari, dr Ricky mengungkapkan, pihaknya telah menerbitkan surat melampirkan formulir notifikasi daftar 68 penumpang Wings Air dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan mendarat di Bandara Betombari, 30 Juli lalu. Dimana, satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 ikut menumpang penerbangan dengan nomor IW 1306 itu.