PSI Butur Bicara Keberhasilan Abu Hasan, Letakan Dasar Ekonomi Kerakyatan
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Pemkab Butur) melaksanakan panen raya bersama kelompok tani Desa Waculaea. Luas lahan kurang lebih 2 hektar.
Menurut Ketua PSI Butur, Sirwan, Butur daerah subur cakupan wilayahnya luas terdiri dari enam kecamatan. Penduduknya mayoritas bermata pencarian petani. Sistem pertanian yang dikembangkan masyarakat Butur berbasis kearifan lokal menjadi ciri khas tersendiri dalam mempertahankan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamya.
Sirwan mengatakan lewat panen raya Abu Hasan, bukan hanya sukses mengantarkan Buton Utara dikenal di manca negara. Tapi sukses menciptakan lapangan kerja bagi para petani, bahkan bukan hanya sukses mempertahankan kearifan lokal.
"Lebih dari itu, Abu Hasan sukses meletakan benteng pertanahanan ekonomi kerakyatan melalui program padi organik yang berbasis kearifan masyatakat lokal," ujar Sirwan, saat dikonfirmasi melalui wasshapnya kemarin.
Sirwan mengatakan, sebenarnya banyak potensi sumber daya alam (SDA), yang bisa dikembangkan di Butur. Seperti sektor pertambangan, perkebunan, perikanan dan parawisata, tapi mengingat dan mempertimbangkan dampak lingkungan yang ditimbulkan nantinya.
Menurut Sirwan, program padi organik sangat tetap dijadikan sebagai program ungulan Pemda dan menjadi lokomotif daerah. Sebab daerah Butur lebih dari satu darsawarsa menjadi otonom, sebagai daerah baru bayak yang harus dipikirkan untuk mempercepat pembangunan agar cepat terwujut. "Buton Utara maju, sejahtera, mandiri dan berkualitas," harapnya.
Hari ini Butur dikenal kabupaten organik, kabupaten sejuta potensi. Untuk membangun daerah melalui sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, merupakan modal dasar daerah untuk maju dan sejahtera.