Sempat Tertinggi, Kasus Positif COVID-19 di Buton Berangsur-angsur Turun

PUBLIKSATU - Kabupaten Buton beberapa waktu lalu sempat menjadi salah satu daerah dengan positif covid-19 terbanyak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun, kasus virus corona di daerah penghasil aspal ini kini terus menurun. Bahkan sempat menyentuh nol kasus.
Meski begitu, belakangan kasus positif kembali terjadi. Berdasarkan data gugus tugas, per 10 Agustus kasus positif di Kabupaten Buton tercatat tujuh kasus dan empat orang suspek.
Sekretaris Kabupaten Buton, Zilfar Djafar menjelaskan pemerintah Kabupaten Buton sangat gigih menuntaskan penyebaran virus corona.
Hal pertama yang dilakukan, pihaknya mengutamakan pelacakan, mendeteksi adanya virus corona dikalangan masyarakat. Bila ditemukan akan dikarantina.
"Hal yang pertama pada saat terdeteksi itu kita langsung karantina. Kemudian memang pemerintah Kabupaten Buton itu melihat ada masyarakat yang tertular kita langsung telusuri. Klasternya dari mana. Dan semua yang pernah mengadakan kontak itu langsung kita periksa," ujar dia saat ditemuai diruang kerjanya, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran pemkab Buton, belum lama ini.
Selain itu, capain pemerintah Kabupaten Buton dalam menurunkan angka positif covid-19 tidak terlepas dari peranserta masyarakat. Dimatanya, warga memiliki kesadaran tinggi dalam memutus mata rantai virus corona
"Tapi alhamdulilah karena memang masyarakat punya kesadaran tinggi serta setelah dia dinyatakan terpapar masyarakat juga sudah menjauh tidak mau lagi mendekat. Apa lagi mau mengadakan kontak langsung," ujarnya.