Internasional

Ledakan di Beirut Juga Merusak Bangunan Cagar Budaya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 14 Agustus 2020 16:07 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Ledakan di Beirut Juga Merusak Bangunan Cagar Budaya
Ledakan yang terjadi di Beirut tadi malam WIB. Dampak ledakan tersbeut dirasakan di berbagai penjuru ibu kota Lebanon itu. Puluhan orang terluka akibat ledakan tersebut. (ANWAR AMRO.AFP)

PUBLIKSATU – Ledakan di Beirut juga merusak bangunan cagar budaya. Bahkan menurut laporan ada 601 bangunan yang rusak.

70 di antaranya berpotensi ambruk jika tidak cepat dipugar, demikian dilaporkan kantor berita Lebanon, National News Agency, pada Rabu (12/8).

“Kami akan berupaya keras mendapatkan dana untuk pemugaran dan pelestarian bangunan-bangunan tersebut yang mencerminkan arsitektur tradisional Beirut,” ujar Menteri Pertanian dan Kebudayaan Lebanon Abbas Mourtada seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Mourtada mengimbau para pengusaha real estat agar tidak membeli bangunan-bangunan ini untuk diratakan dengan tanah dan membangun bangunan baru yang modern. Dia mendesak orang-orang untuk melestarikan sejarah Beirut dan peradabannya.

Sebagian besar bangunan yang berada di Gemmayze dan Mar Mikhael, yang merupakan bangunan tradisional, mengalami kerusakan parsial atau bahkan total.

Beredar kabar bahwa pemilik bangunan itu berusaha menjualnya kepada pengembang (developer) real estat yang ingin membangun unit-unit modern di lokasi tersebut.

Dua ledakan dahsyat terjadi di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus lalu, mengguncang bangunan-bangunan di seluruh ibu kota Lebanon itu, menewaskan 171 orang dan melukai sedikitnya 6.000 lainnya. (*)

Bagikan