Dinamika Baubau Menurut Kepala Bappeda, La Ode Aswad (3): Solidkan Komunitas Kreatif, Buka Lebar Pemasaran

KOMUNITAS UMKM Baubau rupanya kreatif. Bagaimana menggerakkannya? Kepala Bappeda Baubau, La Ode Aswad SSos MSi menuturkannya kepada wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Bagaimana melihat potensi masyarakat Kota Baubau dalam rangka menumbuhkan kreatifitas mereka di tengah pandemi?
Baubau punya banyak komunitas kreatif yang berkecimpung di dunia UMKM, barang-barang konsumsi atau handicraft, kerajinan tradisional. Disini lengkap. Tinggal menyatukannya. Samakan persepsinya, supaya memiliki tanggungjawab yang sama untuk memulihkan kondisi ekonomi saat ini.
Mereka sudah siap. Bukan berarti pemerintah memborong atau membeli produknya, tetapi menghimpunnya supaya kuat. Setelah itu fasilitasi, buka akses pemasaran produknya.
Soal go digital, berarti tidak lagi terkooptasi dengan wilayah lokal, tetapi sudah tersambung dengan dunia luar. Bisa saja bukan hanya kawasan nasional, tetapi global. Bagaimana cara mengangkat wawasannya sehingga mereka memahami bukan lagi sebagai pemain kampung tetapi dunia?
Memang banyak faktor yang harus diselesaikan, disamping memfasilitasi promosi, digitalisasi namun penting lagi menghargai hasil karyanya. Supaya mereka merasa memiliki. Banyak hasil-hasil UMKM produk karya anak Baubau belum memiliki hak paten.
Dalam rangka memproteksi pelaku UMKM, perlu fasilitasi supaya mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).