Pulau Pendek, Urusan Panjang
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
PULAU Pendek di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, sedang hits.
Publik kaget karena Pulau Pendek dijual di situs jual beli online. Dalam iklan tersebut, pulau yang memiliki luas 242,04 hektar itu dijual dengan harga Rp 36.500 per meter persegi.
Alhasil, Pulau Pendek yang hanya dikenal masyarakat lokal, kini menasional. Menjadi buah bibir.
Saat ini pulau tersebut hanya ditinggali pasangan Lansia, La Hasa bersama istri. Pulau Pendek pernah ditinggali banyak penduduk. Namun sekitar tahun 1971, melalui program pemerintah, seluruh penduduknya dipindahkan ke daratan Pulau Buton.
La Hasa lupa pada usia dan tahun lahirnya, mengaku pernah ikut warga meninggalkan Pulau Pendek. Namun pada 2014 dia memutuskan kembali menghuninya meski hanya berdua dengan istrinya. Dia memilih tinggal dan bercocok tanam di sana.
Iklan penjualan Pulau Pendek memantik banyak pihak berkomentar. Diantaranya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi.