Berita Terkini
Sultra

Gubernur Ali Mazi Kukuhkan 21 Anggota FKUB Sultra

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 3 September 2020 14:02 WIB · 2 menit baca
Gubernur Ali Mazi Kukuhkan 21 Anggota FKUB Sultra
LANTIK: Gubernur Sultra H Ali Mazi SH mengukuhkan sebanyak 21 orang anggota FKUB Sultra Masa Bhakti 2020-2025, Rabu (2/9). FOTO: DARMONO/BUTON POS

PUBLIKSATU, KENDARI - Gubernur Sultra H Ali Mazi SH mengukuhkan sebanyak 21 orang anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sultra Masa Bhakti 2020-2025, Rabu (2/9). Pengkuhan berlangsung di Gedung Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra sekaligus dirangkaikan dengan penetapan Dewan Penasehat FKUB Sultra.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat baik sipil maupun militer di tingkat Provinsi Sultra, antara lain Ketua DPRD, unsur Forkopimda, sekretaris daerah provinsi, kepala kantor wilayah kemenkumham, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra H Ali Mazi berharap FKUB dapat terus mendorong terpeliharanya kerukunan hidup seluruh umat beragama yang ada di Sultra. Dengan sikap saling pengertian, toleransi, dan saling menghormati, merupakan esensi dari kerukunan umat beragama.

“FKUB memberikan sebuah mediasi antara masyarakat dengan Pemerintah. Oleh karena itu, FKUB tidak hanya memberikan rekomendasi, akan tetapi bagaimana memperkuat posisi masyarakat dalam memiliki daya tawar dalam berpartisipasi di kehidupan sosial dimanapun berada,” jelas Ali Mazi.

Selain itu, lanjutnya, FKUB juga merupakan mediator antara masyarakat dengan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai masalah. Sekaligus menyosialisasikan berbau kebijakan pemerintah sehingga masyarakat lebih paham dan mengerti tentang hak dan kewajibannya.

"Ada kabar baik yang terlihat dari kehidupan beragama di Indonesia, ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjalankan ajaran agamanya. Di sisi lain, jumlah sarana dan prasarana ibadah masing-masing agama juga terus mengalami pertambahan,"imbunya.

Ia meminta agar konektifitas dan kemitraan antara umat beragama terus ditingkatkan. Karena, hal ini dapat berdampak pada menguatnya semangat kebersamaan untuk membangun daerah serta dapat mendorong daya saing daerah.