Internasional

Kontroversi Putusan Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 10 September 2020 14:46 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Kontroversi Putusan Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Jamal Khashoggi (AFP/Getty Images)

PUBLIKSATU – Masih ingat dengan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi. Sang penulis opini Washington Post yang terbunuh di Turki beberapa waktu lalu.

Pengadilan Arab Saudi akhirnya mengetok putusan terhadap terdakwa pembunuhan Jamal Khashoggi pada Senin (7/9) lalu.

Mereka yang terbukti terlibat mendapatkan hukuman 7–20 tahun penjara. Putusan tersebut membuat banyak pihak naik pitam.

”’Ini adalah babak terakhir dari parodi hukum di Arab Saudi. Dan sudah terbukti bahwa pihak kerajaan tak pernah berniat memberi Jamal Khashoggi keadilan,”’ ujar Pelapor Khusus PBB untuk Pembunuhan Ekstrayudisial Agnes Callamard kepada CNN.

Investigator PBB itu marah karena Kerajaan Arab Saudi seakan menutup telinga terhadap masukan dari luar. Tuntutan agar proses sidang dilakukan dengan adil dan terbuka tak pernah digubris.

Saudy Press Agency, kantor berita kerajaan, hanya merilis delapan orang dinyatakan terbukti membunuh Khashoggi. Lima orang bakal dihukum 20 tahun penjara. Kemudian, dua terdakwa dihukum 7 tahun penjara. Terdakwa terakhir dihukum 10 tahun penjara.

Pemerintah tak merilis siapa saja yang menerima hukuman tersebut. Atau detail mengenai dakwaan dan peran mereka.

Bagikan