Di Masa Pandemik Covid-19, Pemerintah Komitmen Jaga Keseimbangan Kesehatan Dan Ekonomi
Bagikan

PUBLIKSATU - Pemerintah tegaskan akan menjaga keseimbangan antara aspek kesehatan dan ekonomi. Setiap program pemulihan ekonomi, akan mengedepankan penerapan protokol kesehatan sebagai prasyarat utama dalam pelaksanaan program.
Begitu dikatakan Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite PC-PEN Airlangga Hartarto dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (12/9).
Menko Airlangga menegaskan, dalam penanganan Covid-19, Indonesia berhasil meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19. Sehingga per tanggal 11 September tingkat kesembuhan sebesar 71,21 persen.
Untuk terus meningkatkan angka kesembuhan itu, kata Airlangga, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih untuk sektor kesehatan.
“Pemerintah terus memberikan dukungan terhadap sektor kesehatan tercermin dari alokasi budget untuk sektor kesehatan sebesar Rp 87,5 triliun di 2020 dan Rp 25,4 triliun di 2021,” katanya.
Menko Airlangga mengingatkan, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta hingga saat ini belum dicabut dan masih berlaku, sesuai Peraturan Gubernur yang mendasarkan pada UU Kekarantinaan Kesehatan.
Menurutnya, untuk mendukung kebijakan PSBB supaya efektif, perlu dilakukan pada tingkat yang lebih mikro yaitu di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW/ RT.