Berita Terkini
Sultra

Gubernur Ali Mazi Lantik Kepanitiaan dan Dewan Hakim MTQ

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 22 September 2020 13:03 WIB · 2 menit baca
Gubernur Ali Mazi Lantik Kepanitiaan dan Dewan Hakim MTQ
pembukaan Musabaqa Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Sultra XXVIII secara Virtual, Gubernur H Ali Mazi SH sekaligus melantik kepanitiaan dan dewan hakim untuk MTQ.

PUBLIKSATU, KENDARI - Dalam pembukaan Musabaqa Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Sultra XXVIII secara Virtual, Gubernur H Ali Mazi SH sekaligus melantik kepanitiaan dan dewan hakim untuk MTQ.

Pembukaan MTQ yang bertema "MTQ Virtual Aman Covid-19 Momentum Membangun Generasi Qur'ani" itu berlangsung di Gedung Aula Merah Putih rumah Jabatan Gubernur, Senin (21/9).

Dalam sambutannya Ali Mazi SH mengatakan, MTQ merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pembangunan di Sultra. Khususnya dalam merealisasikan program prioritas yang berbudaya dan beriman.

"Oleh karena itu, di tengah pandemi Covid-19 yang telah menguras begitu banyak energi waktu dan pikiran dan tidak sedikit pula menyerap anggaran daerah. Pemprov Sultra, tetap berkomitmen fokus dan produktif dalam membangun daerah. Diantaranya, melaksanakan kegiatan MTQ secara spesifik menyesuaikan dengan protokol kesehatan," ujar Ali Mazi.

Pelaksanaan MTQ kali ini, lanjutnya, berbeda dengan pelaksanaan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya memahami semangat dan antusias para kafilah Kabupaten dan Kota untuk dapat melaksanakan MTQ secara normal.

"Hemat saya, pelaksanaan MTQ secara virtual merupakan jalan terbaik untuk dapat menghasilkan peserta yang akan mewakili kafilah Tenggara pada MTQ Nasional 2020 di Padang Sumatera barat. Saya berharap, kepada semua unsur dan pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ Virtual ini, wajib melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan demi keamanan dan keselamatan kita bersama," imbuhnya.

Mesti dipahami bersama tambahnya, bahwa MTQ sebagai salah satu event musabaqah hendaknya tidak hanya dimaknai sebatas ajang pencapaian prestasi juara semata. Akan tetapi lebih dari itu diharapkan mampu melahirkan generasi Alquran yang berakhlak dan berperilaku sesuai dengan ajaran dan tuntunan Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.