Nasional

Tak Percaya Pernyataan Jubir Presiden, Politisi PKB: Mustahil Jokowi Begitu Reaksioner Ambil Keputusan Tolak Usulan Penundaan Pilkada

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Selasa, 22 September 2020 18:29 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tak Percaya Pernyataan Jubir Presiden, Politisi PKB: Mustahil Jokowi Begitu Reaksioner Ambil Keputusan Tolak Usulan Penundaan Pilkada

PUBLIKSATU - Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman telah mengumumkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak akan melakukan penundaan Pilkada serentak 2020. Banyak pihak yang menyayangkan Presiden mengumumkan hal penting tersebut justru lewat jurubicara, tidak secara langsung.

Anggota DPR dari Fraksi PKB, Luqman Hakim telah menyimak informasi yang disampaikan Fadjroel mengenai sikap Istana yang bersikukuh akan tetap melaksanakan pilkada 9 Desember. Dia mengatakan ketidakpercayaannya terhadap pernyataan Fadjroel merupakan penyambung lidah dari Presiden Jokowi.

"Saya tidak percaya apa yang disampaikan Jubir Fadroel sebagai respon penolakan resmi Presiden Jokowi atas saran dan pemintaan penundaan pilkada yang disampaikan PBNU, Muhammadiyah, Perludem dan elemen masyarakat lainnya," kata Luqman lewat keterangan persnya, Selasa (22/9).

Menurutnya, Presiden Jokowi bakal mendengarkan aspirasi dari sejumlah tokoh yang menyatakan penundaan pilkada dan tidak mungkin Presiden melakukan penolakan penundaan.

"Presiden pasti mendengarkan dan mempertimbangkan dengan serius saran dan masukan penundaan Pilkada yang disampaikan kedua ormas Islam terbesar dan elemen masyarakat lain di tanah air. Mustahil rasanya Presiden begitu reaksioner mengambil putusan penolakan," katanya.

"Apalagi saran penundaan pilkada berangkat dari pertimbangan melindungi nyawa rakyat dari ancaman pandemi Covid-19 yang dirasa semakin meluas," imbuhnya.

Luqman Hakim juga menilai pengumuman ditunda atau tidaknya pelaksanaan pilkada merupakan hal penting yang tak sepatutnya diumumkan oleh seorang jurubicara.

Bagikan