Internasional

CDC AS Beri Klarifikasi Soal Pengumuman Penularan Virus Korona Lewat Aerosol

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 23 September 2020 14:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
CDC AS Beri Klarifikasi Soal Pengumuman Penularan Virus Korona Lewat Aerosol

PUBLIKSATU – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mencabut lagi pedoman terbarunya mengenai Covid-19 bisa menular lewat partikel di udara atau aerosol. Padahal sebelumnya CDC sudah memperbarui panduannya.

CDC sebelumnya mengungkapkan risiko bahwa virus Korona dapat ditularkan melalui partikel pernapasan di udara. Akan tetapi kemudian mereka mengedit di situs webnya lagi pada Senin (21/9) pagi untuk menghapus informasi itu. CDC mengatakan bahwa informasi itu masih ditinjau.

Dilansir dari CBS News, Selasa (22/9), sebelum diturunkan, pedoman yang diperbarui mengatakan bahwa virus Korona paling cepat menyebar melalui tetesan pernapasan atau partikel kecil, seperti di aerosol yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, bernyanyi, berbicara atau bahkan hanya bernapas. Dan dapat tetap berada di udara untuk jangka waktu tertentu. Virus tersebut kemudian dapat menyebar ke orang lain yang menghirupnya ke saluran udara mereka.

Banyak ilmuwan dan pakar kesehatan telah memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa Covid-19 dapat menyebar melalui partikel pernapasan di udara. Tidak hanya melalui tetesan yang lebih besar dari orang yang terinfeksi yang batuk atau bersin di dekatnya.

“Ada bukti yang berkembang bahwa tetesan dan partikel udara dapat tetap melayang di udara dan dihirup oleh orang lain, dan menempuh jarak lebih dari 6 kaki (misalnya, selama latihan paduan suara, di restoran, atau di kelas kebugaran),” kata laman CDC sebelumnya yang kemudian dihapus.

Namun, ketika jumlah kematian AS akibat Covid-19 mendekati 200 ribu jiwa, CDC memperbarui halaman itu lagi untuk menghapus informasi tentang risiko penularan melalui udara. “Versi draft perubahan yang diusulkan untuk rekomendasi ini diposting karena kesalahan pada situs resmi agensi,” bunyi pemberitahuan itu.

“CDC saat ini membarui rekomendasinya mengenai transmisi udara SARS-CoV-2. Setelah proses ini selesai, bahasa pembaruan akan diposting,” lanjut informasi dari CDC.

Bagikan