Nasional

Gatot Nurmantyo Ngaku Dipecat Gara-gara Film G30S/PKI, Politisi Nasdem: Itu Politik Pembodohan

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 25 September 2020 00:38 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Gatot Nurmantyo Ngaku Dipecat Gara-gara Film G30S/PKI, Politisi Nasdem: Itu Politik Pembodohan

PUBLIKSATU - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan dirinya dipecat oleh Presiden Joko Widodo dengan persetujuan parlemen lantaran melakukan pemutaran film G30S/PKI.

Anggota Komisi I DPR RI Willy Aditya membantah klaim tersebut. Menurutnya, tidak masuk akal, lantaran kala itu Presiden Joko Widodo ikut nonton bareng G30S/PKI bersama Gatot Nurmantyo.

“Sebab kalau soal menonton film Gestapu, Pak Jokowi juga nonton, malah bareng dengan Kak Gatot sendiri. Jadi aneh kalo pencopotannya disebut karena arahan itu,” kata Willy dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/9).

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan saat ini film yang menampilkan kebengisan PKI itu telah beredar di mana-mana. Sehingga, menurutnya, klaim Gatot dipecat karena pemutaran film G30S/PKI dianggapnya sebagai politik pembodohan.

“Sementara film Gestapu sendiri juga sudah bisa ditonton di mana-mana, kapan saja, dan oleh siapa saja di youtube. Jadi ya itu tadi, ini politik pembodohan karena hanya bertujuan mengaduk emosi massa. Persis seperti Sengkuni,” tegasnya.

Dia menambahkan, apa yang menjadi klaim Gatot merupakan sebuah politik muslihat yang tidak mencerdaskan bangsa.

“Itu namanya politik muslihat. Amat disayangkan sebenarnya karena politik semacam itu jauh dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu jenis politik receh yang hanya bertujuan mengaduk-aduk emosi massa saja,” bebernya.

Bagikan