Pakar Politik: Isu PKI Dihembuskan Orang Yang Ingin Naik Kelas Ketokohannya
Bagikan

PUBLIKSATU - Masyarakat diharapkan untuk sadar bahwa isu komunisme atau PKI dihembuskan oleh orang-orang yang ingin naik menjadi figur atau tokoh nasional.
Begitu yang disampaikan oleh pakar politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira menanggapi kembali munculnya mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo dengan menghembuskan isu PKI.
"Gatot Nurmantyo ini agak unik. Karena, dari dulu beliau memakai isu PKI dan tidak lelah untuk memakai isu PKI," ujar Geradi Yudhistira dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/9).
Padahal kata Geradi, Gatot pernah kurang siap menyampaikan argumen setelah didebat oleh aktivis HAM karena menghembuskan isu PKI.
"Saya kira dulu pernah dalam sebuah kesempatan Pak Gatot agak kurang siap dengan argumen-argumen tentang PKI dan bagaimana PKI itu hidup lagi ketika didebat oleh aktivis HAM soal kelemahan argumen beliau dalam menunjukkan bagaimana PKI itu hidup lagi," kata Geradi.
Namun demikian kata Geradi, masyarakat harus mulai sadar bahwa isu PKI dihembuskan oleh seseorang yang hanya ingin naik kelas popularitasnya.
"Tapi saya pikir terlepas dari itu semua bahwa, masyarakat pun harus sadar bahwa isu tentang PKI ini adalah isu yang selalu dihembuskan ketika komoditas politik ketika seseorang ingin jadi naik menjadi seorang figur atau tokoh nasional," jelas Geradi.