Nasional

Akmal Taher Mundur Dari Satgas Covid-19, Mardani Ali: Kita Tidak Kekurangan Tokoh Tapi Tidak Dimanfaatkan Dengan Baik

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 27 September 2020 05:01 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Akmal Taher Mundur Dari Satgas Covid-19, Mardani Ali: Kita Tidak Kekurangan Tokoh Tapi Tidak Dimanfaatkan Dengan Baik

PUBLIKSATU - Mundurnya Guru Besar Universitas Indonesia (UI) yang juga spesialis urologi Akmal Taher dari Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, terus menuai reaksi beragam dari kalangan masyarakat.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dapat memahami sikap yang diambil Akmal Taher dalam rangka menjaga integritasnya ketimbang jabatan struktural semata.

"Kita perlu orang berintegritas. Prof Akmal menunjukkan hidup bukan posisi apalagi jabatan. Hidup itu integritas dan hadir tanpa mengubah kondisi hanya membuang waktu," ujar Mardani Ali Sera dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (26/9).

Menurut Mardani, Indonesia tidak kekurangan tokoh hingga ahli, hanya saja tidak dimanfaatkan dengan baik oleh negara.

"Kita tidak kekurangan tokoh dan pemimpin tapi tidak dimanfaatkan dengan baik," sesalnya.

Atas dasar itu, Mardani Ali Sera sangat mafhum keputusan Akmal Taher yang menyesalkan pemerintah terkesan tidak memprioritaskan tracing dan testing Covid-19 agar bisa menekan penularan. Terlebih, angka kasus Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan yang signifikan.

"Pekerjaan utama saat ini seperti yang dikatakan Prof Akmal: tracing dan testing. Jika dua pekerjaan utama tidak dilakukan, apa yg diharapkan pemerintah untuk menurunkan angka positif Covid-19?" tandasnya. (rmol)

Bagikan