Berita Terkini
Buton

Penganiayaan Akibat Miras Dominasi Kasus Kriminal di Siotapina Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 26 September 2020 18:10 WIB · 1 menit baca
Penganiayaan Akibat Miras Dominasi Kasus Kriminal di Siotapina Buton
Ilustrasi Miras

PUBLIKSATU - Kepala Kepolisian Sektor Sampuabalo, Ipda La Abudu menyebutkan kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah hukumnya, mendominasi kasus-kasus kriminal lainnya di Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton.

"Kemudian kami dapat melaporkan, bahwa kasus-kasus yang menonjol di wilayah kami di Siontapina yaitu tindak pidana penganiyaan sering terjadi," ujar dia saat acara tatap muka Kapolres Buton di Polsek Sampuabalo belum lama ini.

Kapolsek menjelaskan menonjolkannya kasus penganiayaan tersebut, selalunya di latar belakangi oleh minuman keras. Sebab kata dia, bila ada acara joget, pemuda terlebih dahulu mengkonsumsi alkohol baru menghadiri acara. Akibatnya kerap terjadi kesalahpahaman satu sama lain.

"Ini dilatar belakangi selelalu minuman keras. Dan ketika ada kegiatan-kegiatan acara joget dimalam hari itu kadang pemudah itu sudah minum terlebih dahulu. Kemudian ke tempat acara. Sehingga disana sering terjadi kesalah pahaman," ujarnya

Lanjut, ia menjelaskan beruntung salam kebijakan pemerintah tentang pencegahan covid-19, acara joget tidak dilaksanakan.

"Namun, selama kebijakan pemerintah tentang pencegahan covid-19 ini dan berkat kerja kami muspika, pemerintah desa dan seluruh tokoh sehingga kegiatan-kegiatan malam acara joget tidak dilaksanakan,"ujarnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan dalam rangka pencegahan peredaran minuman keras, bersama tokoh dan masyarakat desa Sampuabalo telah mendeklarasikan diri untuk menganti minuman keras.