Berita Terkini
Nasional

Tugas Polisi Hanya Amankan Jalannya Tahapan Pilkada, Kapolri: Kalau Berpolitik Praktis, Saya Copot

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 27 September 2020 03:36 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tugas Polisi Hanya Amankan Jalannya Tahapan Pilkada, Kapolri: Kalau Berpolitik Praktis, Saya Copot

PUBLIKSATU - Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan seluruh anggotanya tidak boleh bermain politik praktis. Apalagi hari ini tahapan kampanye Pilkada 2020 sudah dimulai.

Dalam setiap perhelatan Pemilu, para peserta akan berusaha memikat pemilih agar memilih mereka pada hari pemungutan suara 9 Desember 2020.

Menurut Idham, tugas Polri hanya mengamankan jalannya tahapan pilkada. Artinya tidak boleh ada upaya dukung mendukung pasangan calon tertentu yang sifatnya memperlihakan Polri tidak netral.

"Kalau ada yang melanggar perintah saya, maka saya akan copot dan proses melalui propam baik disiplin ataupun kode etik," tegas Idham dalam keterangannya, Sabtu (26/9).

Soal protokol kesehatan, Polri juga tegas kepada anggota yang melakukan pelanggaran.

Diketahui, hari ini Mabes Polri mencopot Kapolsek Tegal Selatan Joeharno terkait acara dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo di Lapangan Tegal Selatan pada Rabu malam (23/9) yang viral dimedia sosial.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, Kapolsek Tegal Selatan Joeharno sudah dinonaktifkan dari jabatanya untuk menjalani proses pemeriksaan internal.

Bagikan