Hasil Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tidak Percaya Kebangkitan PKI
Bagikan

PUBLIKSATU - Mayoritas masyarakat tidak tahu atau tidak mendengar adanya kebangkitan PKI di Indonesia. Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) secara nasional pada 23-26 September 2020.
Dari survei yang dilakukan melalui wawancara via telepon terhadap 1203 responden, sebanyak 64 persen menyatakan tidak tahu atau tidak mendengar adanya kebangkitan PKI di Indonesia. Sebaliknya, warga yang tahu atau mendengar sekitar 36 persen.
Berdasarkan persentase responden yang mengetahui, mayoritas tidak percaya bahwa kebangkitan itu memang terjadi. Hampir 61 persen menyatakan tidak percaya bahwa ada kebangkitan PKI (atau 22% dari populasi). Sementara yang menyatakan percaya ada kebangkitan PKI hanya 39 persen (14% dari populasi).
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas mengatakan, survei ini dilakukan mengingat isu tentang PKI selalu menjadi perbincangan, terutama setiap bulan September.
“Pertanyaan utamanya adalah seberapa banyak warga yang tahu tentang isu tersebut? Di antara yang tahu, seberapa banyak yang percaya dengan isu ini?” kata Abbas seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/9).
Survei SMRC menunjukkan persentase warga yang percaya dengan isu kebangkitan PKI tidak banyak berubah sejak 2016.
“Temuan survei nasional Juni 2016-September 2020 memperlihatkan warga yang setuju dengan isu bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan PKI tidak banyak berubah, hanya berkisar 10-16%,” jelas Abbas.