Berita Terkini
Olahraga

Lunasi Tunggakan Gaji Pemain, PSMS Medan Lepas dari Sanksi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 2 Oktober 2020 15:49 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Lunasi Tunggakan Gaji Pemain, PSMS Medan Lepas dari Sanksi
Pelatih PSMS Medan Gomes de Oliveira

PUBLIKSATU, BOLA – PSMS Medan sudah tidak punya masalah lagi untuk mendaftarkan para pemain barunya di Liga 2 musim ini. Sebab, hukuman National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional kepada Ayam Kinantan karena menunggak gaji mantan pemainnya, Mohamadou Alhadji Adamou, resmi dicabut.

Hukuman larangan untuk mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali jendela transfer itu sudah tidak berlaku saat ini bagi PSMS.

Hal itu terjadi setelah kemarin (30/9) manajemen PSMS melunasi sisa tunggakan utang kepada Alhadji. Pemainnya musim lalu itu sudah dilunasi gajinya senilai Rp 150 juta dengan cara dicicil. Kemarin manajemen membayar sisa cicilan Rp 75 juta.

Ketua NDRC Amir Burhannudin membenarkan hal tersebut. Walau sempat dijatuhi hukuman, keinginan PSMS untuk tetap melunasi tunggakan gaji kepada mantan pemainnya patut diapresiasi.

’’Akhirnya kasus ini selesai. PSMS tidak punya sanksi lagi,’’ terangnya.

Sekretaris Tim PSMS Julius Raja mengaku senang dengan hal tersebut. Dengan ditutupnya kasus tunggakan gaji klubnya, saat ini manajemen bisa fokus mempersiapkan tim menuju Liga 2. Meski, sejauh ini kompetisi belum jelas akan dimulai kapan akibat tidak adanya izin dari Polri.

Dengan dihapuskannya sanksi, PSMS bisa mendaftarkan deretan pemain barunya. Sebut saja striker Ferdinand Sinaga hingga Silvio Escobar. ’’Kami sudah tenang dengan ini. Kami memang berniat melunasi, meski masih tidak merasa punya tunggakan apa pun kepada pemain yang bersangkutan,’’ terangnya.

Bagikan