Nasional

Menko Luhut Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Wakil Ketua MPR: Bagaimana Evaluasi Jokowi? Jadi reshuffle?

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 4 Oktober 2020 00:22 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Menko Luhut Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Wakil Ketua MPR: Bagaimana Evaluasi Jokowi? Jadi reshuffle?

PUBLIKSATU - Jurubicara Satgas penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan hasil evaluasi penanganan Covid-19 di 10 provinsi setelah dua pekan atau periode 13-27 September 2020.

Hasilnya, dalam periode 13-27 September atau dua minggu, terjadi kenaikan jumlah kasus aktif di 10 provinsi prioritas yang berakibat kenaikan secara nasional.

Sebelumnya, di tengah tren kenaikan angka kasus aktif Covid-19 dan beberapa daerah khususnya DKI Jakarta menerapkan PSBB secara ketat, Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk ditugaskan dalam dua minggu tangani Covid-19 di provinsi yang tingkat penularannya tinggi.

Dengan kasus Covid-19 yang kian meningkat, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mempertanyakan apakah Presiden Jokowi bakal merealisasikan niatnya untuk kocok ulang alias reshuffle kabinet.

“2 pekan Luhut diperintah Presiden Jokowi untuk turunkan kasus Covid-19. Ternyata malah bertambah, kematian naik di 5 provinsi. Kembali targetnya tak terpenuhi," ujar HNW di akun Twitter pribadinya, Sabtu (3/10).

"Bagaimana evaluasi Jokowi? Jadi reshuffle?” imbuhnya bertanya.

Jokowi memang sempat menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja sejumlah bawahannya pada rapat kabinet 18 Juni lalu. Bahkan dia mengancam akan mengocok ulang kabinet jika anggota kabinet tidak menunjukkan progres saat menangani krisis dampak Covid-19. (rmol)

Bagikan