Nasional

Pemerintah Tetapkan Biaya Swab Test Rp 900 Ribu, Politisi PAN: Masyarakat Ekonomi Lemah Pasti Kesulitan, Sehingga Butuh Disubsidi

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 4 Oktober 2020 01:22 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pemerintah Tetapkan Biaya Swab Test Rp 900 Ribu, Politisi PAN: Masyarakat Ekonomi Lemah Pasti Kesulitan, Sehingga Butuh Disubsidi

PUBLIKSATU - Penetapan harga maksimum swab test atau PCR untuk mendeteksi virus corona baru (Covid-19) sebesar Rp 900 ribu oleh pemerintah, disambut baik oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya yang diterima wartawan, Sabtu (3/10).

"Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang menetapkan batas tertinggi swab test ini," ujar Saleh Daulay.

Namun, kata Saleh, Fraksi PAN menyarankan pemerintah untuk mensubsidi harga swab test untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah. Sebab, terlalu mahal jika masyarakat menengah ke bawah dibebani harga swab test hingga Rp 900 ribu.

"Bagi masyarakat yang kemampuan ekonominya lemah, diharapkan tetap dapat melakukan swab test. Namun, biayanya disubsidi pemerintah. Kalau masyarakat menengah ke bawah dibebani dengan harga swab test sebesar RP 900 ribu, tentu mereka akan kesulitan. Karena itu, perlu anggaran negara untuk membantu mereka," katanya.

Menurutnya, dengan adanya penetapan harga maksimum swab test diharapkan dapat dijangkau oleh masyarakat atau tidak hanya golongan menengah ke atas. Sebab, pentingnya swab test untuk mendeteksi Covid-19 yang tidak pernah mengenal status sosial.

"Tetapi juga merupakan kebutuhan seluruh masyarakat. Swab test ini kan sangat penting. Masyarakat dianjurkan untuk melaksanakan test minimal sekali dua minggu," tegasnya.

Bagikan