Ali Mazi dan Nasib Jembatan Buton-Muna
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
SELAIN pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton), pembangunan Jembatan Buton-Muna adalah impian masyarakat di jazirah Negeri Khalifatul Khamis.
Jembatan Buton-Muna adalah penghubung antara Pulau Buton dan Muna. Terletak di Selat Buton. Tumpuannya berada di Kota Baubau dan Buton Tengah (Buteng).
Konsultasi publik sudah dilakukan, hari pertama digelar di Kolagana, Kelurahan Palabusa, Kota Baubau dan hari kedua dilaksanakan di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buteng, belum lama ini.
Sebagai salah satu syarat pelengkap rencana pembangunan jembatan penghubung
Pulau Buton-Muna, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA-BM) Provinsi Sulawesi
Tenggara (Sultra) menggelar konsultasi publik pada masyarakat setempat didua lokasi berdirinya tiang pancang jembatan layang tersebut.
Mega proyek ini kembali mencuat setelah kunjungan Komisi V DPR RI, Senin (12/10/2020). Komisi yang memiliki lingkup tugas Bidang Infrastruktur dan Perhubungan ini melakukan pertemuan bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi dan sejumlah stakeholder terkait, Senin malam.
Terdapat beberapa rencana pembangunan infrastruktur yang akan menghubungkan antar pulau, seperti Jembatan Buton-Muna, peningkatan jaringan jalan di Kepulauan Buton dan Muna untuk mendukung rencana program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) aspal Buton.