Tajuk

Luka Tembak

Oleh Irwansyah Amunu · Minggu, 18 Oktober 2020 11:58 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Luka Tembak

Catatan: Irwansyah Amunu

SEJUMLAH elemen mahasiswa di Kota Baubau berang. Pasalnya ada rekannya diduga ditembak dalam aksi penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker), dibilangan Kantor DPRD di Palagimata, Jumat (9/10/2020) lalu.

Belum sembuh luka hati publik akibat UU yang ditetapkan DPR RI, muncul lagi luka fisik. Inilah yang membuat masyarakat semakin meringis.

Walaupun pihak Korps Bhayangkara Kota Baubau juga punya alibi. Mereka membantah penembakan tersebut.

Siapa yang benar? Biarlah fakta bicara. Yang jelas masing-masing punya argumen. Biarlah pandangan mereka diadu dalam domain yang tepat, ranah hukum. Itulah yang akan mendewasakan semuanya.

Pertanyaan berikutnya, apakah aparat penegak hukum masih dipercaya publik. Di tengah keyakinan rakyat kepada mereka terus tergerus. Hanya profesionalitas dan akuntabilitas yang bisa membalikkan keadaan.

Dalam aksi tersebut, sedikitnya melibatkan tiga arus besar. Pertama, demonstran. Kedua, DPRD. Ketiga, aparat.

Bagikan