Nasional

20 Ribu Desa Masih Tertinggal, Wamendes PDTT Ajak Anak Muda Tidak Pindah Ke Kota

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 23 Oktober 2020 05:38 WIB · 1 menit baca
Bagikan
20 Ribu Desa Masih Tertinggal, Wamendes PDTT Ajak Anak Muda Tidak Pindah Ke Kota

PUBLIKSATU - Masa depan Negara Indonesia berada di desa. Untuk itu, pembangunan desa harus tetap menjadi prioritas selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi dalam diskusi Indeks Desa Mandiri Dalam Otonomi Daerah yang diselenggarakan Pusat Kajian Otonomi Daerah FH UKI dan Fakultas Hukum FH UKI, Kamis (22/10).

"Memakmurkan desa, konsepsi pembangunan sejak 2014. Indonesia sentris. Pembangunan berwawasan Indonesia dan tema besar Nawacita membangun dari pinggir," kata Budi Arie.

Sejauh ini, dia menilai upaya pengelolaan desa belum dilakukan secara maksimal. Sampai saat ini, masih tercatat ada desa kategori tertinggal, meskipun jumlahnya telah berkurang dibandingkan sebelumnya.

Tercatat, ada sekitar 20 ribu desa yang masuk kategori tertinggal dari sekitar 74 ribuan desa di Indonesia.

Berdasarkan data yang disampaikan, rata-rata desa kategori tertinggal berada di wilayah Indonesia timur, seperti Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

"Provinsi tertinggi rata-rata Indeks Desa Membangun, desa di Bali dan Yogyakarta skoring tertinggi dan terendah di Papua," lanjutnya.

Bagikan