Vaksin Covid-19 Sinovac Diyakini Aman dan Menjanjikan
Bagikan

PUBLIKSATU – Brasil adalah salah satu tempat pengujian vaksin Covid-19 yang sedang disorot dunia. Para pejabat di sana mengatakan bahwa CoronaVac, vaksin Covid-19 eksperimental dari pengembang Tiongkok Sinovac, adalah imunisasi virus Korona teraman yang dievaluasi di negara itu sejauh ini.
“Hasil pertama dari studi klinis yang dilakukan di Brasil membuktikan bahwa di antara semua vaksin yang diuji di negara itu, CoronaVac adalah yang paling aman, dengan tingkat terbaik dan paling menjanjikan,” kata Gubernur Sao Paulo, Joao Doria kepada wartawan di Brasil, seperti dilansir dari Fortune, Rabu (21/10).
Tak ada efek samping yang dialami oleh para subjek vaksin. Brasil sedang melakukan uji coba tahap III untuk setidaknya 5 dari 10 pembuat vaksin yang telah mencapai tahap pengujian terakhir.
Selain Sinovac, Brasil adalah tempat uji coba vaksin Covid-19 pada manusia yang dikembangkan oleh pembuat vaksin Amerika Serikat Johnson & Johnson dan Pfizer, AstraZeneca Inggris, dan Sinopharm Tiongkok. Perjuangan Brasil untuk menahan laju penularan Covid-19 terus dilakukan. Maklum saja, Brasil menjadi negara dengan kasus tertinggi ketiga secara global.
Tak mengherankan Brasil justru menjadi lahan subur bagi pembuat vaksin yang membutuhkan jumlah kasus infeksi yang tinggi. Sinovac belum merilis datanya ke publik. Namun, Direktur Butantan Institute Dimas Covas, mengatakan bahwa kandidat CoronaVac Sinovac telah terbukti aman di antara 9 ribu sukarelawan.
Tidak ada sukarelawan dalam uji coba Sinovac yang mengalami reaksi merugikan yang parah terhadap vaksin tersebut. Hanya 20 persen melaporkan nyeri ringan dan kurang dari 15 persen mengatakan mereka mengalami sakit kepala, mual, atau kelelahan setelah menerima suntikan.
Pernyataan pihak Brasil mewakili hasil awal pertama dari uji coba Fase III vaksin Covid-19. Otoritas Brasil mengatakan data Sinovac menunjukkan bahwa vaksin tersebut memberikan antibodi pelindung di antara sukarelawan. Akan tetapi penentuan akhir keefektifan CoronaVac akan diumumkan setelah 13 ribu sukarelawan selesai diberikan suntikan. Diperkirakan paling cepat pertengahan November 2020.