Nasional

Pengamat: Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 25 Oktober 2020 05:02 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pengamat: Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk

PUBLIKSATU - Teguran Presiden Joko Widodo kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju terkait buruknya komunikasi publik dinilai bukanlah sebuah evaluasi.

Teguran tersebut justru menunjukkan bahwa Presiden Jokowi tidak mampu melakukan manajemen komunikasi yang baik.

Demikian disampaikan analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Sabtu (24/10).

"Kalau menegurnya setelah terjadi itu disebut dengan evaluasi. Evaluasi bisa dilakukan jika sejak awal sudah ditentukan pesan seperti apa yang ingin disampaikan kepada publik," kata Iwel Sastra.

"Sehingga presiden merasa perlu menegur dan memberikan penilaian terhadap komunikasi yang dilakukan para menteri kepada publik karena dianggap tidak selaras dengan apa yang diinginkan oleh presiden," sambungnya.

Menurut Iwel, hal terpenting untuk masalah yang sangat penting seperti omnibus law UU Cipta Kerja ini adalah harus ada pengarahan dari presiden semenjak awal kepada para menteri mengenai strategi komunikasi.

"Kalau sekarang ternyata komunikasi para menteri ini dianggap oleh presiden sangat buruk, ini menunjukkan bahwa dalam kabinet yang dipimpin oleh presiden tidak terdapat manajemen komunikasi yang baik," tuturnya.

Bagikan