Meski Belum Maksimal, Presiden Jokowi Yakin Program Perhutanan Sosial Bisa Memompa Ekonomi Masyarakat Di Daerah
Bagikan

PUBLIKSATU - Program perhutanan pemerintah dengan memberikan akses atau izin pengelolaan kawasan hutan oleh masyarakat diyakini Presiden Joko Widodo bisa memompa ekonomi produktif di daerah.
"Saya meyakini kelompok usaha perhutanan sosial ini akan bisa berkembang dengan baik," ujar Jokowi dalam Ratas yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (3/11).
Namun, Kepala Negara mengatakan program ini belum maksimal menggenjot perekonomian masyarakat. Sehingga diperlukan adanya program pendampingan untuk bisa menciptakan Core Business.
"Bahwa perhutanan sosial ini bukan hanya sebatas pemberian izin kepada masyarakat, mengeluarkan SK kepada masyarakat," ungkap Jokowi.
"Tetapi yang paling penting adalah pendampingan program-program lanjutan, sehingga masyarakat disekitar hutan itu memiliki kemampuan betul untuk memanage SK yang diberikan, yaitu untuk masuk ke dalam aspek bisnis perhutanan sosial," sambungnya.
Lebih lanjut, Jokowi menyebutkan potensi pengembangan usaha perhutanan sosial selain agro forestry atau pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian.
"Bisa masuk bisnis eco wisata, bisnis agro silvo pastoral, bisnis bio energy, bisnis hasil hutan bukan kayu. Ini banyak sekali, bisnis industri kayu rakyat. Semuanya sebetulnya menghasilkan, bisa mensejahterakan. Tetapi sekali lagi, pendampingan ini sangat diperlukan," tekan Jokowi.