Pasien Positif Corona di Buton Tinggal Empat
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Jumlah kasus positif Covid-19 di Buton, terus menurun. Data terakhir yang terkonfirmasi positif yang masih diisolasi tinggal empat orang. Itupun keempat orang itu, tidak ada lagi yang diisolasi di rumah sehat, namun sudah dipindahkan di rumah masing-masing.
Ini karena mereka dianggap tidak memiliki gejala sakit. Sesuai peraturan baru Menteri Kesehatan, jika tidak ada gejala sakit selama 10 hari, mereka dinyatakan sehat.
Kendatipun demikian, informasi yang dihimpun koran ini, keempat orang tersebut tetap dalam pantauan tenaga medis dari Puskesmas.
Bupati Buton, La Bakry saat diwawancarai mengatakan penurunan kasus positif di Buton merupakan upaya bersama semua pihak. Baik Pemkab, Forkompimda, mapun masyarakat bahu membahu bersama untuk mengatasi Virus Corona.
Pihaknya terus mensosialisikan kepada hak layak ramai untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak. Baik itu di tempat-tempat umum, seperti pasar, maupun pertemuan-pertemuan di masyarakat.
"Turunnya kasus positif Covid-19 di Buton pertama yang kami lakukan adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan, kedua keterlibatan tiada henti semua stakeholders, TNI/ polri pada semua tingkatan, OPD terkait, camat, kepala desa/lurah, RT/RW. Sehingga menjadi satu kesatuan gerak untuk memastikan bahwa masyarakat terhindar dari bahaya Covid 19," katanya pada media ini.
"Yang terakhir adalah dengan tidak putus-putusnya disetiap kesempatan sy mengajak semua tokoh agama dan tokoh adat untuk terus memohon kepada Allah SWT agar masy terlindung dari bahaya covid-19. Alhamdulillah Buton yang awalnya kasus positif mencapai 142 orang, sekarang tinggal empat orang," sambung Ketua Partai Golkar Buton itu. (publiksatu)