Nasional

Indonesia Masih Bergantung Pada Impor Obat Dan Bahan Baku Obat, Jokowi: Itu Membuat Industri Farmasi Kita Tidak Bisa Tumbuh Dengan Baik

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 6 November 2020 01:15 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Indonesia Masih Bergantung Pada Impor Obat Dan Bahan Baku Obat, Jokowi: Itu Membuat Industri Farmasi Kita Tidak Bisa Tumbuh Dengan Baik

PUBLIKSATU - Obat dan bahan baku obat yang ada di Indonesia masih bergantung pada impor. Hal ini, menurut Presiden Joko Widodo, memboroskan devisa negara.

Persoalan itu disampaikan Kepala Negara saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Apoteker Indonesia Tahun 2020, yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (5/11).

Jokowi mengatakan, obat dan bahan baku obat di Indonesia yang berasal dari impor mencapai 90 persen. Padahal, negara sangat kaya dengan keberagaman hayati untuk pembuatan obat, baik yang berada di daratan maupun di lautan.

"Hal ini jelas memboroskan devisa negara kita, menambah defisit neraca trasaksi berjalan dan membuat industri farmasi dalam negeri tidak bisa tumbuh dengan baik," ujar Jokowi.

Maka dari itu, mantan Wali Kota Solo itu meminta seluruh stake holder terkait agar bisa bekerjasama dalam hal berinovasi untuk memperkuat struktur manufaktur industri farmasi Indonesia.

"Oleh karena itu berdikari (bediri di atas kaki sendiri) dalam obat-obatan dan alat kesehatan harus jadi prioritas kita bersama, dan harus dilakukan dengan cara yang luar biasa," pintanya.

"Yaitu, mensinergikan seluruh kekuatan bangsa, baik ilmuwan, profesional, maupun dunia industri," demikian Joko Widodo. (rmol)

Bagikan