Nasional

Penerimaan Pajak Merosot Karena Strategi Menkeu Terbalik, Rizal Ramli: Doyan Nguber Pengusaha Kecil, Yang Gede Tidak Berani

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Sabtu, 7 November 2020 03:13 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Penerimaan Pajak Merosot Karena Strategi Menkeu Terbalik, Rizal Ramli: Doyan Nguber Pengusaha Kecil, Yang Gede Tidak Berani

PUBLIKSATU - Penerimaan pajak hingga September 2020 kemarin masih terkontraksi cukup dalam, yakni sebesar 16,9 persen, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang minus 15,6 persen.

Terkontraksinya pendapatan negara dari sektor pajak ini membuat ekonom senior, Dr. Indonesia Rizal Ramli angkat bicara.

Sosok yang kerap disapa RR ini menilai kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, bermasalah. Khususnya terkait pembebasan pajak atau tax holiday yang menurutnya cendrung menguntungkan pengusaha besar.

"Stretagi Menteri Keuangan 'terbalik' doyannya nguber yang kecil-kecil doang. Sama yang gede-gede tidak berani, justru dikasih macam-macam keringanan pajak," ujar RR yang dikutip dari postingannya di Instagram, Jumat (6/11).

"(Misalnya) ada tax holiday, pembebasan pajak sampai 30 tahun, dan lainnya," sambungnya.

Lebih lanjut, RR menyebut penerimaan pajak yang terus menurun mulai dari sebelum Covid-19 mewabah di dalam negeri, telah menjadi gambaran kemampuan pemerintah mengelola ekonomi fiskal.

"Tax ratio sejak tahun lalu hanya 10 persen. Kini bahkan negatif. Ini menunjukkan otoritas fiskal tidak efektif. Tak aneh, hasilnya penerimaan pajak terus merosot," demikian RR menutup.

Bagikan