Berita Terkini
Sultra

Reaktif, Tujuh Peserta Temu BEM Sultra Dipulangkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 6 November 2020 15:12 WIB · 2 menit baca
Reaktif, Tujuh Peserta Temu BEM Sultra Dipulangkan
RAPID TES: Tenaga medis melakukan rapid tes terhadap peserta Temu BEM-Sultra, kemarin. FOTO: TEXANDI/BUTON POS

PUBLIKSATU, BAUBAU - Tujuh peserta batal mengikuti Temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sulawesi Tenggara (Sultra) di salah satu aula swasta di Kota Baubau, Kamis (5/11). Mereka terpaksa dipulangkan setelah dinyatakan reaktif berdasarkan rapid tes.

Temu BEM bertemakan "Radikalisme, SDA, Kamtibmas, dan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19 di Sultra" ini memang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum masuk, mahasiswa wajib mengikuti rapid tes di pintu gedung.

Sedikitnya, terlihat ada empat tenaga medis Dinas Kesehatan Kota Baubau yang diutus melakukan rapid tes terhadap para peserta diskusi itu. Menurut data, ada 68 mahasiswa yang dilakukan rapid tes.

"Dari jumlah itu, ada tujuh orang yang reaktif hasil rapid tesnya. Selebihnya, 51 orang non reaktif dan dibolehkan masuk," beber seorang perawat yang enggan dipublikasikan namanya di lokasi kegiatan.

Ketujuh mahasiswa itu, kata dia, langsung diminta pulang untuk melakukan isolasi mandiri. "Tindak lanjutnya, nanti Dinas Kesehatan akan melakukan Swab tes terhadap tujuh orang tadi," imbuhnya.

Sementara, Ketua Panitia Temu BEM-Sultra, Alvian menyebutkan, peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan BEM dari enam perguruan tinggi di Sultra. Sebagian diantaranya merupakan mahasiswa dari luar Kota Baubau.

"Makanya kita menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain rapid tes, para peserta juga diwajibkan pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak selama kegiatan," ujar Alvian.(publiksatu)