Berita Terkini
Nasional

Masyumi Reborn Dideklarasikan, PKS Tidak Merasa Terancam, Mardani Ali: Pengalaman Lima Kali Pemilu Sudah Miliki Basis Hingga Di Pedesaan

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 8 November 2020 00:23 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Masyumi Reborn Dideklarasikan, PKS Tidak Merasa Terancam, Mardani Ali: Pengalaman Lima Kali Pemilu Sudah Miliki Basis Hingga Di Pedesaan
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera‎

PUBLIKSATU - Deklarasi pengaktifan kembali partai Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) atau Masyumi Reborn oleh sekelompok orang, di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11), menjadi konsumsi politik.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang notabene juga partai berbasis Islam turut mendoakan kemunculan Partai Masyumi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, kemunculan Partai Masyumi sehat bagi demokrasi. Di alam demokrasi, semua pihak punya hak untuk berpolitik dan mendirikan partai politik sekalipun.

"Semua punya hak. Mendoakan kemunculan partai baru dapat menyehatkan demokrasi. Eksperimen demokrasi kita memang memberi kesempatan bagi mereka yang ingin mendirikan partai politik," ujar Mardani saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu petang.

Sementara itu, saat disinggung lebih jauh mengenai keberadaan Partai Masyumi dan kaitannya dengan Pemilu 2024, Mardani menyatakan pihaknya tidak merasa terancam dengan keberadaan partai Islam yang bersejarah itu.

"PKS tidak merasa terancam karena tiap partai punya segmen yang digarap. Dengan pengalaman lima kali pemilu, PKS sudah memiliki basis yang kokoh baik di perkotaan maupun di pedesaan," pungkas anggota DPR ini.

Bertepatan dengan hari ulang tahun ke-75 Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi), sekelompok orang mendeklasarikan pengaktifan kembali Partai Masyumi, di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11). Deklarasi pengaktifan atau pendirian kembali Masyumi itu dipimpin Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII), A. Cholil Ridwan.

Bagikan