Berita Terkini
Nasional

Pemerintah Pusat Dan Daerah Diminta Beri Stimulus Untuk Pedagang Pasar Tradisional

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 9 November 2020 18:52 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pemerintah Pusat Dan Daerah Diminta Beri Stimulus Untuk Pedagang Pasar Tradisional

PUBLIKSATU - Sejak pandemi virus corona baru atau Covid-19 melanda tanah air, para pedagang di pasar-pasar tradisional menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup berat.

Tidak hanya dari segi ekonomi akibat penurunan transaksi, banyak pula pedagang pasar yang terpapar Covid-19. Bahkan tidak sedikit yang harus kehilangan nyawa.

Seperti dibeberkan Ketua bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, total ada sekitar 1.568 pedagang pasar terpapar Covid-19. Seluruh kasus tersebut terdapat di 28 provinsi, 109 kabupaten/kota, dan terjadi di 275 pasar.

"Sementara angka kematian tercatat sebanyak 65 orang. Jumlah tersebut bertambah 10 orang jika dibandingkan data pekan lalu yaitu 55 pedagang yang meninggal karena Covid-19," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Senin (9/11).

Sementara, akibat ada pedagang yang terpapar virus corona, situasi pun semakin berat. Karena pasar harus ditutup sementara. Para pedagang pun kehilangan pemasukan.

Menurut data DPP IKAPPI, terdapat lebih dari 200 pasar yang sudah pernah ditutup dan saat ini dalam proses penutupan.

Untuk itu Reynaldi mendorong pemerintah daerah bisa lebih fokus lagi terhadap protokol kesehatan dan memperkuat tes swab atau rapid di pasar-pasar seluruh indonesia.

Bagikan