Berita Terkini
Nasional

Pilkada Di Masa Pandemi, Pemerintah Target Partisipasi Pemilih Capai 77,5 Persen

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 9 November 2020 18:33 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pilkada Di Masa Pandemi, Pemerintah Target Partisipasi Pemilih Capai 77,5 Persen

PUBLIKSATU - Kekhawatiran banyak pihak terkait tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 dijawab oleh pemerintah.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Muhammad Hudori menjelaskan, pemerintah telah menetapkan target tingkat partisipasi publik untuk Pilkada tahun ini.

Di mana, angkanya lebih tinggi dari partisipasi publik di Pilkada tahun 2015, tahun 2017 dan tahun 2018.

"Mudah-mudahan nanti bisa tercapai targetnya 77,5 persen," ujar Hudori saat menjadi pembicara dalam acara webinar Pilkada Watch bertajuk 'Pilkada Aman dan Bersih', Senin (9/11).

Lebih lanjut, Hudori memaparkan tren partisipasi publik pada Pilkada sebelum-sebelumnya yang cendrung meningkat. Yaitu, pada tahun 2015 partisipasi pemilih mencapai 70 persen. Kemudian meningkat pada tahun 2017 sebesar 74,5 persen, serta 2018 turun sedikit menjadi 73,24 persen.

Pada Pilkada tahun 2020 ini, pemerintah berharap target yang telah ditetapkan tersebut bisa tercapai dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1000.359.152, meskipun dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Harapan kami, partisipasi pilkada di tahun 2020 semakin naik. Mudah-mudahan dengan adanya Covid tidak ada pengaruhnya," ucapnya.

Bagikan