Suara Kritis KAMI Jangan Hilang Meski Gatot Nurmantyo Terima Penghargaan Bintang Mahaputera
Bagikan

PUBLIKSATU - Suara kritis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terhadap pemerintah sangat dibutuhkan. Meskipun salah satu Presidiumnya, Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, akan dianugerahi Bintang Mahaputera.
Begitulah yang diungkapkan Direktur Parameter Politik Adi Prayitno, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/11).
"Setelah mendapat penghargaan (Bintang Mahaputera) Pak Gatot dan KAMI jangan hilang suara kritisnya," ujar Adi.
Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini memperhatikan, daya kritis KAMI mulai surut pasca sejumlah inisiator dan deklaratornya ditangkap Kepolisian.
Disamping itu, sejumlah pihak memandang pemberian gelar kehormatan Bintang Mahaputera kepada Gatot merupakan upaya pemerintah membungkam kelompok-kelompok kritis.
"Karena setelah penangkapaan aktivis KAMI suara-suaranya mulai melandai, tidak segalak dulu," ungkapnya.
Namun begitu, Adi meminta KAMI dan para tokoh di dalamnya, termasuk Gatot, untuk terus menyampaikan suara kritis terhadap pemerintah. Karena menurutnya, penghargaan yang diberikan tidak ada hubungannya dengan hak masyarakat menyampaikan pendapat.