Nasional

Tidak Setuju Dengan RUU Larangan Minuman Beralkohol, Legislator Golkar: RUU Ini Akan Mematikan Banyak Usaha Dan Ciptakan Pengangguran

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Jumat, 13 November 2020 02:31 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tidak Setuju Dengan RUU Larangan Minuman Beralkohol, Legislator Golkar: RUU Ini Akan Mematikan Banyak Usaha Dan Ciptakan Pengangguran

PUBLIKSATU - Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol (Minol) yang masih digodok Badan Legislasi (Baleg) DPR RI berpotensi menciptakan pengangguran.

"RUU ini melarang produksi, penyimpanan, mengedarkan, mengonsumsi, ini akan mematikan banyak usaha dan menimbulkan pengangguran," ujar anggota Baleg DPR Fraksi Golkar, Christina Aryani dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (12/11).

Anggota Komisi I DPR RI ini juga mengkritisi rujukan yang digunakan para pengusul dalam penyusunan naskah akademik RUU Larangan Minol. Pasalnya, penelitian yang dirujuk oleh pengusul dinilai sudah usang, yakni pada tahun 2007 dan 2014.

"Perlu dilakukan kajian mendalam, termasuk cost and benefit analysis terkait urgensi penerapan wacana yang digagas pengusul," ungkap Christina.

Lebih lanjut, Christina menyatakan pengaturan soal minuman beralkohol telah diatur dalam Pasal 492 dan Pasal 300 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Pemerintah juga sudah memiliki Permendag yang mengatur pengendalian dan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol," tutupnya. (rmol)

Bagikan